PEMBANTAIAN IKAN PAUS secara MASSAL
Mungkin tak ada yang menyangka kalau ternyata hal berikut merupakanm suatu fenomena yang biasa dilakukan oleh sekelompok masyarakat yang tinggal di Pulau Faroe yang merupakan bagian dari kerajaan Denmark. Pulau Faroe terletak di sebelah utara Eropa yang berbatasan dengan Laut Norwegia dan Samudra Atlantik bagian utara (http://en.wikipedia.org/wiki/Faroe_Islands).
Kebiasaan masyarakat Faroe secara turun temurun sejak 1584 adalah melakukan pembunuhan terhadap ikan paus secara besar-besaran yang dikelnal dengan istilah “Grindadrap”. Meskipun mendapatkan protes keras dari berbagai organisasi pecinta binatang namun tampaknya budaya biadab tersebut masih tetap berlangsung dengan alasan melestarikan kebudayaan leluhur.
Setiap tahun setidaknya 950 ekor ikan paus pilot (Globicephala melena) maupun paus sirip panjang dibunuh oleh masyarakat Faroe. Meskipun memang mengkonsumsi daging dan lemak ikan paus telah menjadi kebiasaan sehari-hari masyarakat Faroe, tapi rasanya tidak dibenarkan membuat kerusakan ekosistem yang sangat parah dengan melakukan pembunuhan ratusan ikan paus dalam satu acara tahunan.
Dalam sekejap, pantai yang tampak membiru menjadai merah seperti lautan darah ketika ratusan ikan paus dibiarkan menderita dengan cara mati secara perlahan-lahan akibat kehabisan darah….





Sungguh pemandangan yang sangat miris dan mengerikan untuk disaksikan. Dan cukup mustahil rasanya bahkan untuk membayangkan bahwa ternyata kejadian ini betul-betul terjadi. Ditengah gencarnya isu pelestarian lingkunga, badai kampanye sayang binatang, makin mengeloranya peraturan yang melindungi binatang, bahkan sedang gencar-gencarnya menanamkan nilai-nilai cinta alam sekitar pada generasi penerus kita justru di belahan dunia lain tengah terjadi pembantaian makhluk hidup yang sangat elok dan mencengangkan karena tindakan-tindakan brutatal tersebut “direstui” oleh lembaga legal setempat.
hal ini terbukti dari tidak adanya perhatian yang serius untuk menghentikan tradisi barbar ini ataui setidaknya menurunkan intensitas dan kapasitasnya!
Sungguh memprihatinkan bagi manusia yang memiliki hati nurani dan rasa sayang terhadap sesama makhluk hidup. ironi yang terjadi karena kelakuan tidak beradab mesyarakat Faroe ternyata tidak mendapat sanksi yang serius dari dunia internasional.
Sungguh tak terperikan kengerian yang timbul dari kejadian ini….
Semoga Allah tidak menimpakan azabnya pada kita yang tidak turut dalam usaha pendzoliman massal ini….amien



