<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>SaveDeSea</title>
	<atom:link href="http://savedesea.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://savedesea.wordpress.com</link>
	<description>Laut untuk masa depan...</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Dec 2011 05:40:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='savedesea.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>SaveDeSea</title>
		<link>http://savedesea.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://savedesea.wordpress.com/osd.xml" title="SaveDeSea" />
	<atom:link rel='hub' href='http://savedesea.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>PEMBANTAIAN IKAN PAUS secara MASSAL</title>
		<link>http://savedesea.wordpress.com/2011/12/07/pembantaian-ikan-paus-masal/</link>
		<comments>http://savedesea.wordpress.com/2011/12/07/pembantaian-ikan-paus-masal/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Dec 2011 05:31:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>savedesea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Environment]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Kelautan]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[ecology]]></category>
		<category><![CDATA[Faroe Island]]></category>
		<category><![CDATA[kejahatan lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[kerusakan lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[paus ekor panjang]]></category>
		<category><![CDATA[paus pilot]]></category>
		<category><![CDATA[Pembunuhan paus]]></category>
		<category><![CDATA[Pulau Faroe]]></category>
		<category><![CDATA[tradisi Pul;au Faroe]]></category>
		<category><![CDATA[whaling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://savedesea.wordpress.com/?p=238</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin tak ada yang menyangka kalau ternyata hal berikut merupakanm suatu fenomena yang biasa dilakukan oleh sekelompok masyarakat yang tinggal di Pulau Faroe  yang merupakan bagian dari kerajaan Denmark. Pulau Faroe terletak di sebelah utara Eropa yang berbatasan dengan Laut Norwegia dan Samudra Atlantik bagian utara (http://en.wikipedia.org/wiki/Faroe_Islands). Kebiasaan masyarakat Faroe secara turun temurun sejak 1584 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=savedesea.wordpress.com&amp;blog=3485321&amp;post=238&amp;subd=savedesea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/12/www-divephotoguide.jpeg"><img class="alignleft size-medium wp-image-251" title="www.divephotoguide" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/12/www-divephotoguide.jpeg?w=300&#038;h=196" alt="" width="300" height="196" /></a>Mungkin tak ada yang menyangka kalau ternyata hal berikut merupakanm suatu fenomena yang biasa dilakukan oleh sekelompok masyarakat yang tinggal di Pulau Faroe  yang merupakan bagian dari kerajaan Denmark. Pulau Faroe terletak di sebelah utara Eropa yang berbatasan dengan Laut Norwegia dan Samudra Atlantik bagian utara (http://en.wikipedia.org/wiki/Faroe_Islands).</p>
<p>Kebiasaan masyarakat Faroe secara turun temurun sejak 1584 adalah melakukan pembunuhan terhadap ikan paus secara besar-besaran yang dikelnal dengan istilah <span style="color:#ff0000;">&#8220;Grindadrap&#8221;</span>. Meskipun mendapatkan protes keras dari berbagai organisasi pecinta binatang namun tampaknya budaya biadab tersebut masih tetap berlangsung dengan alasan melestarikan kebudayaan leluhur.</p>
<p><span id="more-238"></span></p>
<p>Setiap tahun setidaknya 950 ekor ikan paus pilot (<em>Globicephala melena</em>) maupun paus sirip panjang dibunuh oleh masyarakat Faroe. Meskipun memang mengkonsumsi daging dan lemak ikan paus telah menjadi kebiasaan sehari-hari masyarakat Faroe, tapi rasanya tidak dibenarkan membuat kerusakan ekosistem yang sangat parah dengan melakukan pembunuhan ratusan ikan paus dalam satu acara tahunan.</p>
<p>Dalam sekejap, pantai yang tampak membiru menjadai merah seperti lautan darah ketika ratusan ikan paus dibiarkan menderita dengan cara mati secara perlahan-lahan akibat kehabisan darah&#8230;.</p>
<p><a href="http://forum.kompas.com/internasional/48461-tradisi-tahunan-di-pulau-faroe-pembantaian-ratusan-paus.html"><img class="alignleft size-medium wp-image-241" title="pembantaian_paus8" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/12/pembantaian_paus8.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><a href="http://forum.kompas.com/internasional/48461-tradisi-tahunan-di-pulau-faroe-pembantaian-ratusan-paus.html"><img class="alignright size-medium wp-image-242" title="pembantaian_paus3" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/12/pembantaian_paus3.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" width="300" height="199" /></a><a href="http://forum.kompas.com/internasional/48461-tradisi-tahunan-di-pulau-faroe-pembantaian-ratusan-paus.html"><img class="alignleft  wp-image-244" title="pembantaian_paus0" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/12/pembantaian_paus0.jpg?w=300&#038;h=199" alt="" width="300" height="199" /></a><a href="http://forum.kompas.com/internasional/48461-tradisi-tahunan-di-pulau-faroe-pembantaian-ratusan-paus.html"><img class="wp-image-245 alignright" title="pembantaian_paus6" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/12/pembantaian_paus6.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a><a href="http://forum.kompas.com/internasional/48461-tradisi-tahunan-di-pulau-faroe-pembantaian-ratusan-paus.html"><img class="alignleft  wp-image-248" title="pembantaian_paus5" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/12/pembantaian_paus5.jpg?w=272&#038;h=205" alt="" width="272" height="205" /></a><a href="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/12/pembantaian_paus4.jpg"><img class=" wp-image-249 alignright" title="pembantaian_paus4" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/12/pembantaian_paus4.jpg?w=178&#038;h=269" alt="" width="178" height="269" /></a> Sungguh pemandangan yang sangat miris dan mengerikan untuk disaksikan. Dan cukup mustahil rasanya bahkan untuk membayangkan bahwa ternyata kejadian ini betul-betul terjadi. Ditengah gencarnya isu pelestarian lingkunga, badai kampanye sayang binatang, makin mengeloranya peraturan yang melindungi binatang, bahkan sedang gencar-gencarnya menanamkan nilai-nilai cinta alam sekitar pada generasi penerus kita justru di belahan dunia lain tengah terjadi pembantaian makhluk hidup yang sangat elok dan mencengangkan karena tindakan-tindakan brutatal tersebut &#8220;direstui&#8221; oleh lembaga legal setempat.</p>
<p>hal ini terbukti dari tidak adanya perhatian yang serius untuk menghentikan tradisi barbar ini ataui setidaknya menurunkan intensitas dan kapasitasnya!</p>
<p>Sungguh memprihatinkan bagi manusia yang memiliki hati nurani dan rasa sayang terhadap sesama makhluk hidup. ironi yang terjadi karena kelakuan tidak beradab mesyarakat Faroe ternyata tidak mendapat sanksi yang serius dari dunia internasional.</p>
<p>Sungguh tak terperikan kengerian yang timbul dari kejadian ini&#8230;.</p>
<p>Semoga Allah tidak menimpakan azabnya pada kita yang tidak turut dalam usaha pendzoliman massal ini&#8230;.amien</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/savedesea.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/savedesea.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/savedesea.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/savedesea.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/savedesea.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/savedesea.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/savedesea.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/savedesea.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/savedesea.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/savedesea.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/savedesea.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/savedesea.wordpress.com/238/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/savedesea.wordpress.com/238/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/savedesea.wordpress.com/238/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=savedesea.wordpress.com&amp;blog=3485321&amp;post=238&amp;subd=savedesea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://savedesea.wordpress.com/2011/12/07/pembantaian-ikan-paus-masal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6c558c40b7686228cef4b6aa6d9b7a53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">savedesea</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/12/www-divephotoguide.jpeg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">www.divephotoguide</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/12/pembantaian_paus8.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pembantaian_paus8</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/12/pembantaian_paus3.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pembantaian_paus3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/12/pembantaian_paus0.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pembantaian_paus0</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/12/pembantaian_paus6.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pembantaian_paus6</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/12/pembantaian_paus5.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pembantaian_paus5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/12/pembantaian_paus4.jpg?w=198" medium="image">
			<media:title type="html">pembantaian_paus4</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hutan 2 Dunia &#8212; Kekayaan Alam Indonesia</title>
		<link>http://savedesea.wordpress.com/2011/08/15/hutan-2-dunia-kekayaan-alam-indonesia/</link>
		<comments>http://savedesea.wordpress.com/2011/08/15/hutan-2-dunia-kekayaan-alam-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Aug 2011 06:13:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>savedesea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bioteknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Carbon sinking]]></category>
		<category><![CDATA[Climate change]]></category>
		<category><![CDATA[Environment]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Hutan]]></category>
		<category><![CDATA[Kelautan]]></category>
		<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Pencemaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://savedesea.wordpress.com/?p=220</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin kita telah sangat kenal dengan &#8220;HUTAN&#8221;&#8230; Hutan yang kita kenal merupakan habitat berbagai makhluk dari mulai organisme sel tunggal hingga organisme mega-size. Tak dipungkiri hutan yang ada di Indonesia merupakan salah satu kekayaan dunia yang patut untuk dilestarikan. Sebab hutan kita merupakan salah satu paru-paru dunia, yang bekerja menyediakan kebutuhan oksigen bagi seluruh makhluk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=savedesea.wordpress.com&amp;blog=3485321&amp;post=220&amp;subd=savedesea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/08/hutan.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-221" title="lablink.or.id" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/08/hutan.jpg?w=497" alt=""   /></a></p>
<p><strong><span style="color:#00ffff;">Mungkin kita telah sangat kenal dengan &#8220;HUTAN&#8221;&#8230;</span></strong></p>
<p>Hutan yang kita kenal merupakan habitat berbagai makhluk dari mulai organisme sel tunggal hingga organisme mega-size. Tak dipungkiri hutan yang ada di Indonesia merupakan salah satu kekayaan dunia yang patut untuk dilestarikan. Sebab hutan kita merupakan salah satu paru-paru dunia, yang bekerja menyediakan kebutuhan oksigen bagi seluruh makhluk hidup di dunia.</p>
<p>Sebagai hutan hujan tropis, Indonesia jelas memiliki peranan yang sangat signifikan bagi kesehatan dunia karena luas hutan Indonesia yang menurut hasil pencitraan pada tahun 2005 mencapai 93,92 juta Ha (wikipedia.org). bisa dibayangkan, berapa banyak CO2 yang bisa tertangkap oleh hutan Indonesia??bagaimana kalau dikalkulasi dengan dampak kesehatan lingkungannya? dan berapa nilai ekonomi yang disumbangkan oleh hutan Indonesia dari hasil jasa recovery carbon sinking!&#8230; sungguh kekuatan alam yang dahsyat tentunya.</p>
<p>Yang sering atau bahkan mungkin belum orang sadari adalah bahwasannya Indonesia memiliki hutan yang lain, yang tak kalah potensial sebagai sarana &#8220;carbon sinking&#8221;&#8230; hal ini didasarkan atas kondisi geografis Indonesia yang merupakan negara maritim&#8230;</p>
<p style="text-align:center;">LAUT juga merupakan HUTAN&#8230;.</p>
<p><a href="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/08/chokeonwords-com.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-222" title="chokeonwords.com" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/08/chokeonwords-com.jpg?w=497" alt=""   /></a>Laut tidak sekedar hanya kumpulan massa air, tapi di dalamnya terdapat berbagai macam makhluk fotosintetik yang mampu melakukan proses fotosintesis. Artinya menangkap CO2 dan melepaskan O2&#8230;Ini berarti bahwa meskipun organisme seperti alga, bakteri, dll yang walau secara kasat mata tidak terlihat namun karena laut Indonesia sangat luas, jadi secara kolektif keberadaannya sangat berpengaruh besar. Maka proporsi tingkat penyerapan CO2 di wilayah Indonesia akan makin tinggi, jika kita melihat laut sebagai hutan juga.</p>
<p><a href="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/08/yaleclimatemediaforum-org.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-223" title="yaleclimatemediaforum.org" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/08/yaleclimatemediaforum-org.jpg?w=497" alt=""   /></a></p>
<p>Dengan luas laut yang mencapai 5,8 juta km2 tentu massa airnya akan sangat banyak sekali terutama di wilayah tertentu laut Indonesia termasuk kelompok laut dalam seperti daerah Indonesia Timur. Jika kita kalkulasi dengan jumlah makhluk hidup seperti fitoplankton yang menghuni kolom air maka akan dapat dibayangkan betapa besar jumlah karbon yang dapat diserap oleh laut Indonesia.<a href="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/08/andreaparera-wordpress-com.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-224" title="andreaparera.wordpress.com" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/08/andreaparera-wordpress-com.jpg?w=497" alt=""   /></a></p>
<p>Namun, setiap kali ada masalah kerusakan hutan entah itu karena kesengajaan ataupun tidak, maka mata dunia lantas menunjuk lurus dengan angkuh seolah kita menghancurkan peradaban dunia&#8230;padahal kalau jujur mungkin selama ini dunia kurang begitu sadar akan &#8220;jasa&#8221; indonesia lewat hutannya yang telah berlangsung ratusan tahun turut memelihara kesegaran dunia. bayangkan dengan negara-negara &#8220;penuding&#8221; yang umumnya merupakan negara maju yang notabene sebagai negara penghasil emisi CO2 terbesar pada dunia??sungguh tepat pepatah untuk menggambarkan mereka bagai semut diujung lautan dapat dilihat tapi GAJAH dipelupuk mata tidak tampak!</p>
<p>Nah, pertanyaannya adalah&#8230;patutkah kita tetap didikte oleh negara lain yang justru miskin hutannya ketika kita mengalami permasalahan hutan, misal kebakaran yang acapkali kita derita. padahal hutan kita sangat cukup untuk me-recovery semua polusi karbondiokksida yang dihasilkan oleh negara ini, sehingga seharusnya mereka yang miskin hutannya hendaknya mengikuti proporsi recovery hutan mereka dalam usaha menghasilkan emisi CO2. Jadi kan terasa lebih adil&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/savedesea.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/savedesea.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/savedesea.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/savedesea.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/savedesea.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/savedesea.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/savedesea.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/savedesea.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/savedesea.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/savedesea.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/savedesea.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/savedesea.wordpress.com/220/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/savedesea.wordpress.com/220/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/savedesea.wordpress.com/220/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=savedesea.wordpress.com&amp;blog=3485321&amp;post=220&amp;subd=savedesea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://savedesea.wordpress.com/2011/08/15/hutan-2-dunia-kekayaan-alam-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6c558c40b7686228cef4b6aa6d9b7a53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">savedesea</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/08/hutan.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">lablink.or.id</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/08/chokeonwords-com.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">chokeonwords.com</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/08/yaleclimatemediaforum-org.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">yaleclimatemediaforum.org</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/08/andreaparera-wordpress-com.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">andreaparera.wordpress.com</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Warning..Keanekaragaman Hayati kita TERANCAM!</title>
		<link>http://savedesea.wordpress.com/2011/02/24/warning-keanekaragaman-hayati-kita-terancam/</link>
		<comments>http://savedesea.wordpress.com/2011/02/24/warning-keanekaragaman-hayati-kita-terancam/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Feb 2011 06:48:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>savedesea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bioteknologi]]></category>
		<category><![CDATA[keanekaragaman hayati]]></category>
		<category><![CDATA[sumberdaya genetik]]></category>
		<category><![CDATA[sumberdaya hayati]]></category>
		<category><![CDATA[tanaman transgenik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://savedesea.wordpress.com/?p=211</guid>
		<description><![CDATA[Keanekaragaman hayati merupakan modal penting bagi Indonesia karena kita merupakan negara yang disebut &#8220;mega biodiversitas&#8221;. Namun, seiring berjalannya waktu, dengan makin intens-nya proses pembangunan yang tidak berpihak pada sisi lingkungan dan budaya, maka lambat laun julukan tersebut akan kita lepas seperti gelar negara &#8220;AGRARIS&#8221; yang dulu pernah dibanggakan. Tingginya kearagaman hayati yang kita miliki merupakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=savedesea.wordpress.com&amp;blog=3485321&amp;post=211&amp;subd=savedesea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://newstimeafrica.com"><img class="alignleft size-full wp-image-233" title="newstimeafrica.com" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/02/newstimeafrica-com.jpg?w=497" alt=""   /></a>Keanekaragaman hayati merupakan modal penting bagi Indonesia karena kita merupakan negara yang disebut &#8220;mega biodiversitas&#8221;. Namun, seiring berjalannya waktu, dengan makin intens-nya proses pembangunan yang tidak berpihak pada sisi lingkungan dan budaya, maka lambat laun julukan tersebut akan kita lepas seperti gelar negara &#8220;AGRARIS&#8221; yang dulu pernah dibanggakan.</p>
<p>Tingginya kearagaman hayati yang kita miliki merupakan modal bagi perkembangan berbagai bidang, termasuk pertanian, peternakan, perikanan, medis, bahkan teknologi masa depan (hi-tech).</p>
<p>Kita perlu tahu, bahwa bahan pangan yang sehari-hari kita konsumsi merupakan hasil berbagai tahap pemuliaan mulai dari seleksi,  persilangan, bahkan mutasi. padi yang kita tanam sekarang merupakan hasil pemuliaan dari sejenis alang-alang yang kalau kita perhatikan sangat rendah produktivitasnya. begitu pula jagung dan tanaman lainnya, berasal dari tetua yang sangat jauh produktivitasnya.</p>
<p style="text-align:center;"><a href="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/02/en-wikipedia-org.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-234" title="en.wikipedia.org" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/02/en-wikipedia-org.jpg?w=497" alt=""   /></a>Keanekaragaman hayati makin menurun seiring perkembangan zaman</p>
<p>Seiring dengan adanya proses pemuliaan ini, maka jenis tanaman pertanian seperti padi liar telah ditinggalkan oleh masyarakat mengingat produktivitasnya yang rendah. Disadari ata tidak, hal ini merupakan proses punahnya sumber daya genetik dari padi liar. Secara produktivitas/dari pandangan ekonomi, padi liar memang tidak memiliki alasan untuk dibudidayakan, namun dari segi kekayaan sumberdaya hayati (genetik) hal ini justru tidak bijaksana.</p>
<p><span id="more-211"></span>Dewasa ini, telah banyak dilakukan usaha pemuliaan dengan berbagai teknik termasuk bioteknologi yang memungkinkan diperoleh bibit unggul. Introduksi gen tertentu yang dapat memacu produktivitas maupun menahan berbagai serangan hama dan pennyakit telah banyak dilakukan. Sehingga tidak heran jika menemukan tanaman padi yangdapat tumbuh di daerah yang kering, tanah asam, maupun tanah dengan kadar logam yang tinggi.</p>
<p>Bioteknologi sangat tergantung pada sumber daya genetik yang dimiliki. Karena berbagai sifat yang mungkin diharapkan terdapar pada bibit unggul, dimiliki oleh organisme yang berlainan. Sehingga dibutuhkan penyusunan (assembly) sekuen gen untuk mendapatkan individu dengan berbagai sifat unggulnya.</p>
<p>Bioteknologi pemuliaan ini tidak jauh dari proses isolasi gen, introduksi, dan ekspresi. Untuk mendapatkan sifat yang tahan hama misalnya, mungkin dibutuhkan materi genetik dari tanaman liar yang resisten. Begitu juga untuk mendapatkan bibit yang tahan cekaman kekeringan atau tanah dengan kadar keasaman yang tinggi, mungkin saja sifat tersebut dapat diperoleh dari tanaman liarnya (wild type).</p>
<p style="padding-left:30px;">Karena itu, semakin banyak sumberdaya genetiknya, maka akan semakin baik tanaman transgenik yang dihasilkan. <a href="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/02/photography-nationalgeographic-com.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-236" title="photography.nationalgeographic.com" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/02/photography-nationalgeographic-com.jpg?w=497" alt=""   /></a>Hal ini seperti ketika kita mencari suatu informasi dari perpustakaan yang besar dan lengkap, maka tingkat keberhasilannya akan semakin tinggi. Begitu pula dalam merakit tanaman transgenik, semakin banyak sumber daya genetiknya maka akan dihasilkan tanaman transgenik yang makin banyak mengandung sifat-sifat yang kita harapkan.</p>
<p>Hal ini berlaku pula untuk berbagai produk transgenik pertanian secara luas lainnya. Disamping kontroversi yang terjadi di masyarakat, pada kenyataannya organisme transgenik dibutuhkan kehadirannya. Hal ini karena kapasitas produksi sektor pertanian yang makin menyusut sementara tuntutan pemenuhan yang semakin meningkat mengakibatkan ketidakseimbangan antara permintaan dan pasokan.</p>
<p>Perkembangan industri sawit kita cenderung tertinggal dari negara tetangga kita malaysia, hal ini salah satu faktornya adalah terbatasnya sumer daya genetik kelapa sawit di Indonesia. Hal ini bebeda dengan malaysia yang memiliki sumber daya genetik kelapa sawit sangat besar, sehingga proses inovasi bibit unggul terhambat. Kalaupun kita &#8216;meminta&#8217; akses ke sumberdaya genetik dari Malaysia  atau negara manapun, akan ada konsekuensinya yang secara ekonomis cukup besar. Hal ini memang diatur dalam konvensi Keanekaragaman Hayati, namun pada praktiknya tetap saja kemungkinan ditemukan perbedaan pemahaman sehingga menghambat proses transfer tersebut.</p>
<p>Sumberdaya genetik asli Indonesia adalah &#8216;PISANG&#8217;..tapi coba bayang kan berapa banyak konntribusi pisang di pasaran dunia??sangat jauh jika dibanding kelapa sawit, padi, ato kedelai misalnya. Coba kita bayangkan, dalam satu mangkuk sayur asem yang sehari-hari dinikmati (terutama urang sunda) ternyata hanya beberapa persen saja yang merupakan asli tanaman Indonesia&#8230;dan lebihnya??Berasal dari negara lain!!</p>
<p>Kacang panjang, kedelai, jagung, melinjo, asem dll&#8230;merupakan komponen penting sayur asem. tapi ketahuilah kesemuanya itu merupakan BUKAN asli Indonesia!</p>
<p>Karena itu, sumber daya hayati kita sangatlah penting..Cara terbaik dan bijak adalah dengan memelihara dan melestarikannya agar ketika dibutuhkan kita memilikinya..Mereka adalah perpustakaan bagi kita, mungkin saat ini belum banyak informasi berharga yang dapat diungkap. Namun, suatu hari semoga ilmuwan generasi mendatang kita dapat mengungkap misteri keagungan kekayaan alam kita dan membawa angin perubahan yang positif bagi kemakmuran bangsa kita.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/savedesea.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/savedesea.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/savedesea.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/savedesea.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/savedesea.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/savedesea.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/savedesea.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/savedesea.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/savedesea.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/savedesea.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/savedesea.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/savedesea.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/savedesea.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/savedesea.wordpress.com/211/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=savedesea.wordpress.com&amp;blog=3485321&amp;post=211&amp;subd=savedesea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://savedesea.wordpress.com/2011/02/24/warning-keanekaragaman-hayati-kita-terancam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6c558c40b7686228cef4b6aa6d9b7a53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">savedesea</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/02/newstimeafrica-com.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">newstimeafrica.com</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/02/en-wikipedia-org.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">en.wikipedia.org</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2011/02/photography-nationalgeographic-com.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">photography.nationalgeographic.com</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengenal SPONGE</title>
		<link>http://savedesea.wordpress.com/2009/05/30/mengenal-sponge/</link>
		<comments>http://savedesea.wordpress.com/2009/05/30/mengenal-sponge/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 May 2009 15:21:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>savedesea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kelautan]]></category>
		<category><![CDATA[Sponge]]></category>
		<category><![CDATA[benthic]]></category>
		<category><![CDATA[porifera]]></category>
		<category><![CDATA[spicule]]></category>
		<category><![CDATA[spicule synthesis]]></category>
		<category><![CDATA[sponge structure]]></category>
		<category><![CDATA[struktur sponge]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://savedesea.wordpress.com/?p=127</guid>
		<description><![CDATA[Sponge merupakan hewan sederhana yang termasuk dalam filum porifera. Sebagai porifera, sponge memiliki karakteristik sebagai berikut: Strukturnya asimetri atau simetri (radial) Tersusun atas 3 jenis sel; pinacocytes, choanocytes, dan mesohyl Memiliki rongga, sebagai tempat terjadinya sirkulasi air selama proses pencarian bahan makanan Tidak memiliki jaringan atau organ tubuh Sebagai hewan yang tergolong &#8216;purba&#8217; karena strukturnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=savedesea.wordpress.com&amp;blog=3485321&amp;post=127&amp;subd=savedesea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="sponge" rel="attachment wp-att-129" href="http://savedesea.wordpress.com/2009/05/30/mengenal-sponge/sponge_utama/"><img class="size-medium wp-image-129 alignright" title="sponge" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/05/sponge_utama.jpg?w=187&#038;h=177" alt="sponge" width="187" height="177" /></a>Sponge merupakan hewan sederhana yang termasuk dalam filum porifera. Sebagai porifera, sponge memiliki karakteristik sebagai berikut:</p>
<ul>
<li>Strukturnya asimetri atau simetri (radial)</li>
<li>Tersusun atas 3 jenis sel; <em>pinacocytes, choanocytes</em>, dan <em>mesohyl</em></li>
<li>Memiliki rongga, sebagai tempat terjadinya sirkulasi air selama proses pencarian bahan makanan</li>
<li>Tidak memiliki jaringan atau organ tubuh</li>
</ul>
<p>Sebagai hewan yang tergolong &#8216;purba&#8217; karena strukturnya yang sederhana, maka cara hidupnya juga relatif simpel karena tidak memiliki organ tubuh. Sponge biasanya mendapatkan suplay makanan dari lingkungan sekitarnya atau organisme yang berasosiasi dengannya.</p>
<p>Sebagai hewan berongga, kemampuannya sangat menakjubkan karena mampu menyaring air dalam volume besar dengan struktur tubuh yang terbatas. Hal ini sangat membantu dalam mengatasi jumlah partikel tersuspensi akibat intrusi dari daratan atau lumpur yang terbawa arus sehingga mengurangi tingkat kekeruhan, ini sangat menolong kehidupan karang<em> </em>karena kondisi perairan terjaga baik.</p>
<p><a href="http://www.oceanicresearch.org/jpegs/tubesponge.jpg" target="_blank"><img class="alignleft" title="Struktur sponge" src="http://biology.unm.edu/ccouncil/Biology_203/Images/SimpleAnimals/sponge.gif" alt="" width="254" height="233" /><img title="sponge pumping" src="http://www.oceanicresearch.org/jpegs/tubesponge.jpg" alt="" width="227" height="268" /></a></p>
<p><span id="more-127"></span>Seperti tampak pada diagram disamping (kiri), bahwa air akan melewati tubuh sponge melalui lubang/pori yang disebut <em>porocyte</em>, letaknya sangat banyak tersebar di seluruh permukaan sponge. Kemudian air akan masuk ke dalam atrium (bagian rongga tengah sponge) dan selanjutnya akan dikeluarkan melalui osculum. Secara jelas proses &#8216;pumping&#8217; ini terlihat pada gambar di samping kanan.</p>
<blockquote><p>Metode Eksperimennya sebagai berikut:</p>
<p>Sponge pada awalnya diberi larutan berwarna hijau di sekitar tubuhnya, kemudian ketika terjadi proses &#8216;pumping&#8217; maka larutan berwarna tersebut kemudian terhisap masuk ke dalam tubuh sponge kemudian dikeluarkan lewat <em>osculum</em>. Tampak keluar seperti asap hijau dari permukaan osculum menandakan sponge tengah memompa keluar air yang melewati tubuhnya- <span style="color:#0000ff;">Untuk mengetahui lebih jelas bisa ikuti tautan yang ada</span>-</p></blockquote>
<p>Struktur sponge secara terperinci tampak pada gambar di bawah. Seperti sudah disinggung di awal bahwa sponge memiliki 3 lapisan (<em>pinacocytes, choanocytes</em>, dan <em>mesohyl</em>).  Pinacocyte merupakan lapisan sel di bagian luar tubuh sponge, <em>choanocyte</em> adalah lapisan sel bagian dalam yang merupkan sel ber<em>flagellum</em> (memiliki ekor). <em>Choanocyte</em> inilah yang mengatur masuknya air ke dalam tubuh sponge. <em>Choanocyte</em> memiliki <em>collar</em> (semacam rambut/serabut) yang letaknya di sekitar flagellum, fungsinya adalah untuk menangkap sumber makanan yang diambil dari air yang dilewatkan.</p>
<div id="attachment_174" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a rel="attachment wp-att-174" href="http://savedesea.wordpress.com/2009/05/30/mengenal-sponge/struktur-sponge/"><img class="size-medium wp-image-174" title="Struktur sponge" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/05/struktur-sponge.jpg?w=300&#038;h=155" alt="Zoology by Miller-Harley (2001)" width="300" height="155" /></a><p class="wp-caption-text">Zoology by Miller-Harley (2001)</p></div>
<p>Jaringan antara<em> pinacocyte</em> dan <em>coanocyte</em> merupakan lapisan gelatin yang disebut <em>mesohyl</em>. Di dalam <em>mesohyl</em> ini terdapat <em>amoebid cell</em> yaitu sel yang dapat bergerak bebas dalam lapisan <em>mesohyl</em> karena tidak terikat pada tempat tertentu. Selain itu juga terdapat <em>spicule</em>, yaitu suatu struktur berupa kristal yang terbentuk secara spesifik oleh spesies tertentu sehingga biasa dijadikan dasar untuk proses identifikasi (taksonomi). Spicule terbentuk dari garam-garam karbonat maupun silikat. Strukturnya ada yang berupa <em>aragonite, calcite</em>, atau <em>spongin</em>.</p>
<p>Berdasarkan bentuk tubuhnya, sponge terbagi atas 3 macam; <em>ascon</em> yang merupakan bentuk paling sederhana(a), <em>sycon</em> (b), dan terakhir <em>leucon</em> (c).</p>
<div id="attachment_193" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a rel="attachment wp-att-193" href="http://savedesea.wordpress.com/2009/05/30/mengenal-sponge/3-type-sponge/"><img class="size-medium wp-image-193" title="3 type sponge" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/05/3-type-sponge.jpg?w=300&#038;h=113" alt="Zoology by Miller-Harley (2001)" width="300" height="113" /></a><p class="wp-caption-text">Zoology by Miller-Harley (2001)</p></div>
<p>Menurut kelasnya, sponge terdiri dari 3 kelas, yaitu <em>calcarea, demospongiea</em>, dan <em>hexactinellida</em>. Ketiganya dapat dibedakan dari struktur <em>spicule</em>-nya.</p>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 197px"><a href="http://calphotos.berkeley.edu/imgs/128x192/0000_0000/0605/1284.jpeg"><img title="Leucosolenia eleanor" src="http://calphotos.berkeley.edu/imgs/128x192/0000_0000/0605/1284.jpeg" alt="Leucosolenia eleanor" width="187" height="128" /></a><p class="wp-caption-text">Leucosolenia eleanor</p></div>
<p>Kelas<em> Calcarea</em> memiliki spicules  yang terbentuk dari kalsium karbonat (CaCO3). <em>Spicule</em>-nya berbentuk jarum tajam dan bercabang 3 atau 4. Semua sponge air laut (marine sponge) termasuk dalam kelas ini. Contohnya <em>Grantia</em> (<em>Scypha</em>), <em>Leucosolenia</em></p>
<div class="wp-caption alignright" style="width: 96px"><a href="http://tbn3.google.com/images?q=tbn:YKMnqctqP92yvM:http://www.abdn.ac.uk/~nhi708/images/venus.jpg" target="_blank"><img title="Euplectella aspergillum" src="http://tbn3.google.com/images?q=tbn:YKMnqctqP92yvM:http://www.abdn.ac.uk/~nhi708/images/venus.jpg" alt="Euplectella aspergillum" width="86" height="130" /></a><p class="wp-caption-text">Euplectella aspergillum</p></div>
<p>Kelas <em>Hexactinellida</em> <em>spicule</em>-nya tersusun atas silikat, dan biasanya memiliki 6 cabang hingga struktur yang kompleks dan tersusun secara simetris (biasanya ortogonal). <em>Hexactinellida </em>biasa disebut sebagai &#8220;glass sponge&#8217;. Spikulanya terkadang bersatu dengan struktur jaringan sehingga membentuk jalinan yang rumit seperti ring basket, selain itu ada juga yang berbentuk mangkuk atau vas bunga. Kelompok ini dapat ditemukan di kedalaman 450-900m di perairan tropis (Samudra India Barat atau daerah timur Pasifik). Tapi ada juga yang bisa hidup pada kedalaman 5000 m. Contoh kelas ini adalah <em>Euplectella</em> (Venus flower-basket)</p>
<div class="wp-caption alignleft" style="width: 141px"><a href="http://tbn3.google.com/images?q=tbn:n1_zSe0cqBMoGM:http://coralpedia.bio.warwick.ac.uk/images/Cliona%2520tenuis01.jpg"><img title="Cliona tenuis" src="http://tbn3.google.com/images?q=tbn:n1_zSe0cqBMoGM:http://coralpedia.bio.warwick.ac.uk/images/Cliona%2520tenuis01.jpg" alt="Cliona tenuis" width="131" height="99" /></a><p class="wp-caption-text">Cliona tenuis</p></div>
<p><em>Demospongiae</em>, terkadang ada yang menyebutnya dengan <em>Demospongia</em>, atau <em>Demospongea</em>. Cirinya memiliki warna yang mencolok dengan spikula yang berbentuk jarum atau bercabang 4, tersusun atas silikat atau spongin atau keduanya. Tinggi dan diameternya bisa mencapai ukuran 1 meter. Salah satu famili sponge air tawar (<em>Spongilidae</em>) termasuk dalam kelas ini. contohnya <em>Cliona</em> dan<em> Spongilla</em></p>
<p>Contoh proses pembentukan spicule pada kelas Demospongiae. Silikat atau karbonat yang akan dipakai sebagai bahan baku pembuatan spicule diperoleh dari kolom air. Dengan bantuan suatu transporter, maka silikat tersebut akan masuk ke dalam sel sponge. Kemudian di dalam nukleus akan terbentuk ortho-salisilic acid Si(OH)4, lalu akan terjadi polimerasi meta-salisilic acid hingga terbentuk ukuran spicule yang cukup panjang. Ketika ukurannya mencapai beberapa mikrometer, maka spicule akan dilepaskan ke lapisan mesohyl.</p>
<p style="text-align:center;"><em> </em></p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 308px"><em> </em><em><a href="http://www.palaeos.com/Invertebrates/Porifera/Images/Suberites.SiTransp.jpg"><img title="Mekanisme pembentukan spicule" src="http://www.palaeos.com/Invertebrates/Porifera/Images/Suberites.SiTransp.jpg" alt="Mekanisme pembentukan spicule" width="298" height="217" /></a></em><p class="wp-caption-text">Mekanisme pembentukan spicule</p></div>
<p>Berikut beberapa contoh spicule yang berhasil diamati dibawah mikroskop</p>
<p style="text-align:left;"><a href="http://www.microlabnw.com/index/gallery/SpongeSpicules.jpg"><img class="alignleft" src="http://www.microlabnw.com/index/gallery/SpongeSpicules.jpg" alt="" width="112" height="83" /></a><a href="http://paleopolis.rediris.es/cg/CG2006_A01/images/CG2006_A01_Fig_06-08.jpg"><img class="alignleft" src="http://paleopolis.rediris.es/cg/CG2006_A01/images/CG2006_A01_Fig_06-08.jpg" alt="" width="62" height="83" /></a><a href="http://virtual.yosemite.cc.ca.us/randerson/Marine%20Invertebrates/Spicules_Sponge.jpg"><img class="alignleft" src="http://virtual.yosemite.cc.ca.us/randerson/Marine%20Invertebrates/Spicules_Sponge.jpg" alt="" width="115" height="84" /></a><a href="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/3/3f/Sponge-spicule_hg.jpg/733px-Sponge-spicule_hg.jpg"><img class="alignleft" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/3/3f/Sponge-spicule_hg.jpg/733px-Sponge-spicule_hg.jpg" alt="" width="95" height="86" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/savedesea.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/savedesea.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/savedesea.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/savedesea.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/savedesea.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/savedesea.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/savedesea.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/savedesea.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/savedesea.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/savedesea.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/savedesea.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/savedesea.wordpress.com/127/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/savedesea.wordpress.com/127/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/savedesea.wordpress.com/127/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=savedesea.wordpress.com&amp;blog=3485321&amp;post=127&amp;subd=savedesea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://savedesea.wordpress.com/2009/05/30/mengenal-sponge/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6c558c40b7686228cef4b6aa6d9b7a53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">savedesea</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/05/sponge_utama.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">sponge</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://biology.unm.edu/ccouncil/Biology_203/Images/SimpleAnimals/sponge.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Struktur sponge</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.oceanicresearch.org/jpegs/tubesponge.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sponge pumping</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/05/struktur-sponge.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Struktur sponge</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/05/3-type-sponge.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">3 type sponge</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://calphotos.berkeley.edu/imgs/128x192/0000_0000/0605/1284.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">Leucosolenia eleanor</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tbn3.google.com/images?q=tbn:YKMnqctqP92yvM:http://www.abdn.ac.uk/~nhi708/images/venus.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Euplectella aspergillum</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://tbn3.google.com/images?q=tbn:n1_zSe0cqBMoGM:http://coralpedia.bio.warwick.ac.uk/images/Cliona%2520tenuis01.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Cliona tenuis</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.palaeos.com/Invertebrates/Porifera/Images/Suberites.SiTransp.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Mekanisme pembentukan spicule</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.microlabnw.com/index/gallery/SpongeSpicules.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://paleopolis.rediris.es/cg/CG2006_A01/images/CG2006_A01_Fig_06-08.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://virtual.yosemite.cc.ca.us/randerson/Marine%20Invertebrates/Spicules_Sponge.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/3/3f/Sponge-spicule_hg.jpg/733px-Sponge-spicule_hg.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Peranan Laut dalam Perkembangan Iklim Global</title>
		<link>http://savedesea.wordpress.com/2009/05/24/peranan-laut-dalam-perkembangan-iklim-global/</link>
		<comments>http://savedesea.wordpress.com/2009/05/24/peranan-laut-dalam-perkembangan-iklim-global/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 May 2009 07:58:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>savedesea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Climate change]]></category>
		<category><![CDATA[Kelautan]]></category>
		<category><![CDATA[ARLINDO]]></category>
		<category><![CDATA[Great Ocean Conveyor Belt]]></category>
		<category><![CDATA[Iklim Global]]></category>
		<category><![CDATA[Siklus Laut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://savedesea.wordpress.com/?p=94</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lama dikenal bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan, luas negara lebih besar lautnya dibanding daratan. Posisi Indonesia yang berada di persimpangan Samudra Hindia dan Pasifik menjadikan posisi yang sangat penting dari segi kelautan. Karena laut Indonesia merupakan tempat alur pertukaran masa air dari kedua samudra tersebut. Peranan arus lintas Indonesia (ARLINDO) atau “Indonesian Through Flow” [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=savedesea.wordpress.com&amp;blog=3485321&amp;post=94&amp;subd=savedesea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah lama dikenal bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan, luas negara lebih besar lautnya dibanding daratan. Posisi Indonesia yang berada di persimpangan Samudra Hindia dan Pasifik menjadikan posisi yang sangat penting dari segi kelautan. Karena laut Indonesia merupakan tempat alur pertukaran masa air dari kedua samudra tersebut.</p>
<p><a href="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/2/2c/LocationIndonesia.svg/250px-LocationIndonesia.svg.png"><img class="alignleft size-full wp-image-100" title="wikipedia" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/05/wikipedia1.png?w=497" alt="wikipedia"   /></a>Peranan arus lintas Indonesia (ARLINDO) atau “Indonesian Through Flow” menempati peran yang penting dalam perkembangan iklim dunia. hal ini dikarenakan perairan nusantara merupakan pintu perlintasan pertukaran massa air dari samudera Pasifik menuju samudera Hindia. Siklus yang terjadi sebagai bagian dari “Great Ocean Conveyor Belt” yaitu siklus global pergerakan lautan dunia.</p>
<blockquote><p>Arti penting siklus global perairan laut adalah peranannya terhadap perkembangan dan perubahan iklim dunia</p></blockquote>
<p><a href="http://science.nasa.gov/headlines/y2006/images/stormwarning/ConvBelt_strip.jpg"><img class="size-medium wp-image-101 alignright" title="ConvBelt_strip" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/05/convbelt_strip.jpg?w=300&#038;h=149" alt="ConvBelt_strip" width="300" height="149" /></a>Dengan mengamati diagram disamping, tampak perputaran massa air antara 3 samudera (Pasifik, Hindia, dan Atlantik). Selama proses siklus tersebut, &#8216;sabuk&#8217; raksasa tersebut terbagi atas 2 perbedaan mendasar yaitu <em>shallow</em> <em>current</em> (arus atas) dan <em>deep</em> <em>current </em>(arus bawah).</p>
<p>Great Ocean Conveyor Belt sejatinya merupakan Thermohaline Circulation (THC), yaitu merujuk pada faktor penggerak yang membentuk siklus global tersebut. THC terjadi karena dorongan perbedaan densitas air laut secara global sebagai akibat panas perbedaan temperatur permukaan (surface heat) dan masukan airtawar (freshwater fluxes) sehingga mempengaruhi kadar garam air laut.</p>
<p><span id="more-94"></span>Lapisan permukaan merupakan daerah yang sering terkena sinar matahari, sehingga temperaturnya akan lebih tinggi dibanding lapisan dibawahnya. Di sekitar perairan tropis, intensitasa cahaya matahari yang cukup <em>intens</em> membuat lapisan permukaan lautnya menjadi panas, dengan kadar garam yang relatif lebih tinggi dan dukungan dari pergerakan angin, maka terjadi pergerakan aliran massa air dari samudera Pasifik melewati samudera Hindia menuju Greenland melalui selatan Atlantik. Selama pergerakannya, massa air ini berada di lapisan atas karena densitasnya lebih rendah. Setelah mencapai daerah Atlantik, massa air tersebut akan menurun ke kedalaman dikarenakan temperaturnya menurun yang mengakibatkan densitasnya meningkat.</p>
<p style="text-align:left;"><a href="http://www.greenpeace.org/raw/image_full/international/photosvideos/photos/great_conveyor.jpg" target="_blank"><img class="size-medium wp-image-112 aligncenter" title="great_conveyor" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/05/great_conveyor.jpg?w=500&#038;h=250" alt="great_conveyor" width="500" height="250" /></a></p>
<p style="text-align:left;">Ketika air dari Pasifik berhasil mencapai Atlantik, maka di daerah ambang (ridge) yang terletak antara Greenland dan Skotlandia akan terjadi penurunan tinggi permukaan laut akibat meningkatnya densitas dan salinitas. Sehingga hal ini akan menggerakkan aliran massa air menuju Mediterania dengan dibantu oleh tekanan (<em>Barotropic pressure gradient</em>).</p>
<p style="text-align:left;"><a href="http://www.acia.uaf.edu"><img class="alignleft size-medium wp-image-118" title="ventilation" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/05/ventilation.jpg?w=300&#038;h=179" alt="ventilation" width="300" height="179" /></a>Setelah berada di wilayah Mediterania, maka akan terjadi proses pendinginan dan <em>brine rejection</em> atau semacam penurunan kadar garam. Proses yang berlangsung merupakan stratifikasi massa air mulai dari salinitas, temperatur, dan densitasnya,  disebut &#8216;<em>thermohaline ventilation</em>&#8216;. Setelah melewati tahap ini maka massa air akan bergerak turun ke kedalaman yang sesuai dengan densitasnya, biasanya digolongkan menjadi lapisan pertengahan (intermediate water, siklusnya berlangsung sekitar ratusan tahun) dan lapisan dalam (deep water, siklusnya sekitar ribuan tahun).</p>
<p style="text-align:left;">Karena adanya tekanan akibat peningkatan densitas, maka di kedalaman terjadi tekanan untuk bergerak melewati ambang (ridge), kekuatan ini (boroclinic pressure gradient) memaksa air bergerak menyusuri ridge untuk kemudian kembali menuju pasifik.</p>
<p style="text-align:left;">
<p style="text-align:left;">Disini jelas terlihat bahwa salah satu faktor penggerak siklus global tersebut adalah gradien temperatur. Dalam hal ini arus permukaan (shallow current) membawa panas menuju daerah kutub untuk kemudian panas ini akan dilepaskan dengan cara interaksinya dengan perairan kutub ataupun terjadi pelepasan ke atmosfer dalam bentuk uap air. Setelah massa air yang jumlahnya maha besar tersebut telah berhasil &#8216;didinginkan&#8217; melalui mekanisme <em>Thermohaline Ventilation</em>, maka selanjutnya akan bergerak turun ke kedalaman menuju dasar laut untuk kemudian akan berputar kembali ke arah Pasifik merayap di dasar lautan sehingga disebut arus bawah (<em>deep current</em>). Massa air ini akan terpecah menjadi 2 jalur, sebagian bergerak muncul kembali ke permukaan di samudera Hindia dan sebagian bergerak menuju Pasifik melalui Australia. Kemunculan massa air tersebut karena terjadi penurunan densitas akibat temperaturnya meningkat.</p>
<p style="text-align:left;">Maka dapat dipahami bahwa lautan memegang peranan kunci dalam pemahaman perubahan iklim global. Laut berperan dalam membentuk keseimbangan temperatur global dunia. Ketika temperatur bumi makin meningkat tentu hal ini akan memberikan berbagai akibat (<em>multiple effect</em>) bagi kelangsungan siklus global laut, karena temperatur merupakan faktor utama penggerak siklus ini.</p>
<p style="text-align:left;">Laut Indonesia memiliki peran yang penting dalam pemahaman iklim global, karena letaknya berada pada jalur perlintasan siklus laut global tersebut. Maka ARLINDO (arus lintas Indonesia) menjadi penting untuk dipahami lebih jauh.</p>
<div id="_mcePaste" style="overflow:hidden;position:absolute;left:-10000px;top:51px;width:1px;height:1px;">Peranan arus lintas Indonesia (ARLINDO) atau “Indonesian Through Flow” menempati peran yang penting dalam perkembangan iklim dunia. hal ini dikarenakan perairan nusantara merupakan pintu perlintasan pertukaran massa air dari samudera Pasifik menuju samudera Hindia. Siklus yang terjadi sebagai bagian dari “Great Ocean Conveyor Belt” yaitu siklus global pergerakan lautan dunia.</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/savedesea.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/savedesea.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/savedesea.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/savedesea.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/savedesea.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/savedesea.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/savedesea.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/savedesea.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/savedesea.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/savedesea.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/savedesea.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/savedesea.wordpress.com/94/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/savedesea.wordpress.com/94/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/savedesea.wordpress.com/94/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=savedesea.wordpress.com&amp;blog=3485321&amp;post=94&amp;subd=savedesea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://savedesea.wordpress.com/2009/05/24/peranan-laut-dalam-perkembangan-iklim-global/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6c558c40b7686228cef4b6aa6d9b7a53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">savedesea</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/05/wikipedia1.png" medium="image">
			<media:title type="html">wikipedia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/05/convbelt_strip.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">ConvBelt_strip</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/05/great_conveyor.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">great_conveyor</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/05/ventilation.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">ventilation</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>International Marine Conservation Congress (IMCC) 2009</title>
		<link>http://savedesea.wordpress.com/2009/05/09/international-marine-conservation-congress-imcc-2009/</link>
		<comments>http://savedesea.wordpress.com/2009/05/09/international-marine-conservation-congress-imcc-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 May 2009 06:59:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>savedesea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Kelautan]]></category>
		<category><![CDATA[IMCC]]></category>
		<category><![CDATA[International Marine Conservation Congress]]></category>
		<category><![CDATA[Konservasi]]></category>
		<category><![CDATA[Laut]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://savedesea.wordpress.com/?p=75</guid>
		<description><![CDATA[Acara akbar bertajuk Konservasi Kelautan akan digelar pada tanggal 20-24 Mei 2009 bertempat di George Mason University,Washington D.C. Amerika Serikat. Pertemuan ini akan melibatkan bermacam multidisiplin bidang dan kalangan. Mulai dari Ilmuwan (eksak maupun non eksak/sosial), Manager, Pembuat Kebijakan, dan Masyarakat umum. Karena sasaran IMCC adalah untuk memasyarakatkan konservasi, dengan output berupa kebijakan publik yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=savedesea.wordpress.com&amp;blog=3485321&amp;post=75&amp;subd=savedesea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www2.cedarcrest.edu/imcc/index.html"><img class="alignleft" src="http://marinebio.org/blog/wp-content/uploads/2009/05/imcclogo2-256x300.gif" alt="" width="140" height="148" /></a>Acara akbar bertajuk Konservasi Kelautan akan digelar pada tanggal 20-24 Mei 2009 bertempat di George Mason University,Washington D.C. Amerika Serikat.</p>
<p>Pertemuan ini akan melibatkan bermacam multidisiplin bidang dan kalangan. Mulai dari Ilmuwan (eksak maupun non eksak/sosial), Manager, Pembuat Kebijakan, dan Masyarakat umum. Karena sasaran IMCC adalah untuk memasyarakatkan konservasi, dengan output berupa kebijakan publik yang dapat diimplementasikan.</p>
<p>Topik bahasan utama IMCC meliputi:</p>
<ul>
<li>Global Climate Change</li>
<li>the Land-Sea Interface</li>
<li>Ecosystem-based Management, and</li>
<li>Poverty and Globalization</li>
</ul>
<p><span id="more-75"></span></p>
<p>Namun ada beberapa tema yang relevan dan dapat diangkat dalam pertemuan ini, yaitu mengenai:</p>
<ul>
<li>Marine Protected Areas</li>
<li>Education &amp; Outreach</li>
<li>Governance Arrangements</li>
<li>Fisheries and Aquaculture</li>
<li>Economics</li>
</ul>
<blockquote><p>Workshops ini nantinya akan menggiring audiens dengan berbadai latar belakang dan kepakaran yang berbeda untuk bersama-sama membahas masalah konservasi dan hal-hal yang berkaitan agar dapat menciptakan suatu rekomendasi, publikasi, ato laporan resmi atas masalah tertentu.</p></blockquote>
<p>PARTICIPANTS</p>
<p>Peserta yang terlibah dalam IMCC meliputi individu atau kelompok yang bersentuhan dengan masalah konservasi atau praktisi yang memiliki kapasitas dalam menentukan arah dan kebijakan konservasi.</p>
<ul>
<li>Ilmu konservasi: Penelitian ilmiah dan ilmu pengetahuan yang dibutuhkan untuk mengerti dan melindungi keanekaragaman mahluk hidup perlu diidentifikasi, didanai, diselesaikan, disebarluaskan, diaplikasikan dalam bidang riset serta kebijakan.</li>
<li>Manajemen Konservasi: Para konservatoris dan manajer yang  memiliki kapasitas untuk memberikan arah garis kebijakan dalam bidang konservasi pada skala luas.</li>
<li>Kebijakan: Pembuat kebijakan, pemerintah, LSM, donatur, yang memiliki otoritas untuk membuat rekomendasi, analisa, dan kebijakan mengenai keragaman hayati.</li>
<li>Pendidikan: Pendidikan, pelatihan, dan program-program semacam up-grading perlu dilakukan, diperkuat, disebarluaskan ke masyarakat luas, untuk mendukung usaha-usaha konservasi.</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/savedesea.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/savedesea.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/savedesea.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/savedesea.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/savedesea.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/savedesea.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/savedesea.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/savedesea.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/savedesea.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/savedesea.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/savedesea.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/savedesea.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/savedesea.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/savedesea.wordpress.com/75/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=savedesea.wordpress.com&amp;blog=3485321&amp;post=75&amp;subd=savedesea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://savedesea.wordpress.com/2009/05/09/international-marine-conservation-congress-imcc-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6c558c40b7686228cef4b6aa6d9b7a53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">savedesea</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://marinebio.org/blog/wp-content/uploads/2009/05/imcclogo2-256x300.gif" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Durian..manis, dan PAHITnya&#8230;?</title>
		<link>http://savedesea.wordpress.com/2009/05/06/durian-madu-dan-racun/</link>
		<comments>http://savedesea.wordpress.com/2009/05/06/durian-madu-dan-racun/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 12:43:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>savedesea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ambonclopedia]]></category>
		<category><![CDATA[Pencemaran]]></category>
		<category><![CDATA[sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Ambon]]></category>
		<category><![CDATA[Daya dukung lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Durian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://savedesea.wordpress.com/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[Di sekitar awal tahun biasanya di Ambon merupakan musim buah yang banyak digandrungi orang&#8230; ya, musim DURIAN!! Buah yang memiliki nama latin Durio zibethinus merupakan jenis tanaman monokotil yang mampu tumbuh hingga ketinggian mecapai belasan meter. Rasanya yang manis dan terkadang sedikit pahit membuat banyak kalangan yang tergila-gila dengan buah yang satu ini. Hingga banyak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=savedesea.wordpress.com&amp;blog=3485321&amp;post=50&amp;subd=savedesea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Di sekitar awal tahun biasanya di Ambon merupakan musim buah yang banyak digandrungi orang&#8230; ya, musim DURIAN!! Buah yang memiliki nama latin <span style="color:#0000ff;"><em>Durio zibethinus</em></span> merupakan jenis tanaman monokotil yang mampu tumbuh hingga ketinggian mecapai belasan meter.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-51" href="http://savedesea.wordpress.com/2009/05/06/durian-madu-dan-racun/duren2/"><img class="alignright size-medium wp-image-51" title="duren2" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/05/duren2.jpg?w=140&#038;h=150" alt="duren2" width="140" height="150" /></a>Rasanya yang manis dan terkadang sedikit pahit membuat banyak kalangan yang tergila-gila dengan buah yang satu ini. Hingga banyak orang gak sayang merogoh sakunya cukup dalam demi mencicipi nikmatnya rasa buah durian.. Buah yang memiliki kandungan beberapa vitamin seperti vit.B1,B2,dan vit.C ini merupakan tumbuhan tropik asal Asia Tenggara.</p>
<p>Namun sayang, dibalik nikmatnya rasa durian ternyata menyisakan kepahitan bagi di lingkungan kita. Hal ini karena masalah limbah KKD (kulit kosong durian) yang dibuang secara sembarangan bahkan terkesan sporadis bertebaran di berbagai tempat. Padahal, kemampuan alam untuk mencerna sampah-sampah tersebut (ato biasa dikenal <span style="color:#ff0000;">daya dukung lingkungan</span>) cukup lama&#8230;</p>
<p><span id="more-50"></span></p>
<p>Ketika berjalan di sekitar kawasan kota Ambon, ada pemandangan yang menarik untuk disimak mengingat topik buah yang banyak dicari ini. Foto di bawah ini menggambarkan betapa masyarakat yang sudah puas menikmati &#8216;isi&#8217; buah yang berordo <em>Malvales</em> dan termasuk family <em>Malvaceae</em> ini banyak ditemukan berserakan memenuhi daerah seputar pantai Teluk Ambon Luar..</p>
<p><a rel="attachment wp-att-54" href="http://savedesea.wordpress.com/2009/05/06/durian-madu-dan-racun/duren4/"><img class="alignleft size-medium wp-image-54" title="duren4" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/05/duren4.jpg?w=225&#038;h=300" alt="duren4" width="225" height="300" /></a> <a rel="attachment wp-att-56" href="http://savedesea.wordpress.com/2009/05/06/durian-madu-dan-racun/duren3/"><img class="size-medium wp-image-56 alignright" title="duren3" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/05/duren3.jpg?w=225&#038;h=300" alt="duren3" width="225" height="300" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Tumpukan sampah KKD yang menggunung mengakibatkan pemandangan yang kurang sedap di sekitar tepian pantai tersebut. Bayangkan jika hal ini berlangsung hampir setiap hari, setiap tempat, setiap kesempatan&#8230; maka jadilah malapetaka menimpa kita tatkala alam sudah tidak kuasa menahan beban buangan ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Di sekitar jalan kota pun, saya sangat sangat sering melihat limbah KKD bertebaran. Tergeletak di setiap jalanan yang sepi, berserakan di dekat pojokan pedagang buah, dan sembunyi berkerumun di lubang selokan yang dingin berbau..</p>
<p><a rel="attachment wp-att-67" href="http://savedesea.wordpress.com/2009/05/06/durian-madu-dan-racun/duren51/"><img class="aligncenter size-medium wp-image-67" title="duren51" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/05/duren51.jpg?w=300&#038;h=215" alt="duren51" width="300" height="215" /></a></p>
<p>Pemandangan ini tampak di hampir seluruh wilayah pemukiman, dan di daerah yang padat penduduk akan berakibat buruk ketika hujan melanda. Apalagi sebentar lagi musim timur akan tiba di kota Ambon, jadi bersiaplah menyongsong banjir yang kemungkinan akan datang kembali&#8230;</p>
<h1><span style="color:#0000ff;"><strong>Kapan kita akan PEDULI&#8230;??</strong></span></h1>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/savedesea.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/savedesea.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/savedesea.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/savedesea.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/savedesea.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/savedesea.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/savedesea.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/savedesea.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/savedesea.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/savedesea.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/savedesea.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/savedesea.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/savedesea.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/savedesea.wordpress.com/50/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=savedesea.wordpress.com&amp;blog=3485321&amp;post=50&amp;subd=savedesea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://savedesea.wordpress.com/2009/05/06/durian-madu-dan-racun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6c558c40b7686228cef4b6aa6d9b7a53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">savedesea</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/05/duren2.jpg?w=280" medium="image">
			<media:title type="html">duren2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/05/duren4.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">duren4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/05/duren3.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">duren3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/05/duren51.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">duren51</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>The UnKnown -&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;-</title>
		<link>http://savedesea.wordpress.com/2009/04/23/the-unknown/</link>
		<comments>http://savedesea.wordpress.com/2009/04/23/the-unknown/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Apr 2009 08:20:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>savedesea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://savedesea.wordpress.com/?p=38</guid>
		<description><![CDATA[We may not realized what we have done&#8230; The result will be known after all&#8230;. But &#8230; Can we recognized what will happen.. &#8216;NEXT&#8217;?.. Watch Out!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=savedesea.wordpress.com&amp;blog=3485321&amp;post=38&amp;subd=savedesea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-37" title="biohazard" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/04/biohazard.jpg?w=497" alt="biohazard"   /></p>
<h2><span style="color:#0000ff;">We may not realized what we have done&#8230;</span></h2>
<h2><span style="color:#0000ff;">The result will be known after all&#8230;.</span></h2>
<h2><span style="color:#0000ff;">But &#8230; Can we recognized what will happen.. &#8216;NEXT&#8217;?..</span></h2>
<p><span style="color:#0000ff;"><br />
</span></p>
<h1 style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">Watch Out! </span></h1>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/savedesea.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/savedesea.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/savedesea.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/savedesea.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/savedesea.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/savedesea.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/savedesea.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/savedesea.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/savedesea.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/savedesea.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/savedesea.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/savedesea.wordpress.com/38/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/savedesea.wordpress.com/38/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/savedesea.wordpress.com/38/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=savedesea.wordpress.com&amp;blog=3485321&amp;post=38&amp;subd=savedesea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://savedesea.wordpress.com/2009/04/23/the-unknown/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6c558c40b7686228cef4b6aa6d9b7a53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">savedesea</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/04/biohazard.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">biohazard</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kondisi &#8216;NORMAL&#8217; Ambon Bay&#8230;</title>
		<link>http://savedesea.wordpress.com/2009/04/20/kondisi-normal-ambon-bay/</link>
		<comments>http://savedesea.wordpress.com/2009/04/20/kondisi-normal-ambon-bay/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Apr 2009 08:02:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>savedesea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kelautan]]></category>
		<category><![CDATA[Pencemaran]]></category>
		<category><![CDATA[Ambon Bay]]></category>
		<category><![CDATA[sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Teluk Ambon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://savedesea.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Satu hal yang dulu terlintas di benak saya ketika sebelum menginjakkan kaki di bumi manise ini, adalah gambaran eksotis yang terpancar dari balik birunya air laut Teluk Ambon. Angin semilir yang berhembus bersusulan membuat pohon-pohon habitat pantai tak tahan untuk turut melenggok lemah mengikuti iramanya. Semburat cahaya matahari di sore hari memantulkan fenomena yang memukau [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=savedesea.wordpress.com&amp;blog=3485321&amp;post=24&amp;subd=savedesea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Satu hal yang dulu terlintas di benak saya ketika sebelum menginjakkan kaki di bumi manise ini, adalah gambaran eksotis yang terpancar dari balik birunya air laut Teluk Ambon. Angin semilir yang berhembus bersusulan membuat pohon-pohon habitat pantai tak tahan untuk turut melenggok lemah mengikuti iramanya.</p>
<p><img class="alignleft size-medium wp-image-27" title="sun" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/04/ambalau1.jpg?w=110&#038;h=180" alt="ambalau1" width="110" height="180" />Semburat cahaya matahari di sore hari memantulkan fenomena yang memukau pandangan, menjerat hati, dan melambungkan angan</p>
<p>Sungguh suatu tempat yang elok memikat untuk segera dikunjungi dan dijamah&#8230;</p>
<p>Tetapi tatkala kaki berpijak di tempat pejuang besar Pattimura senantiasa disanjung, terlihat suatu fenomena yang memang sungguh menggetarkan hati..</p>
<p>Mata tertegun menatap kenyataan yang tak jauh berbeda ditemukan dan dilihat sehari-hari di sekitar tempat tinggal waktu di Jakarta.<br />
<span id="more-24"></span><br />
Salah satu sudut Kota Ambon yang sempat tercaptured berikut letaknya berada di kawasan Mardika. Sebuah jembatan yang kokoh menopang mobilitas masyarakat, dan tulang punggung sarana perekonomian kawasan ini, tampaknya memang sangatlah penting keberadaannya, terbukti banyak menjadi pusat perhatian kalangan politisi&#8230;</p>
<p>Kibaran bendera partai peserta pemilu 2009 tampak ramai memenuhi wajahnya, menyemarakkan wajah kusamnya yang sehari-hari dipenuhi gambaran peluh pekerja keras orang pesisir..</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-29" title="sampah-ta7" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/04/sampah-ta7.jpg?w=497&#038;h=83" alt="sampah-ta7" width="497" height="83" /></p>
<p>Namun ada gambaran yang menarik tatkala kita melihat lebih LUAS&#8230;</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-28" title="sampah-ta51" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/04/sampah-ta51.jpg?w=497&#038;h=134" alt="sampah-ta51" width="497" height="134" /></p>
<p>Sungguh pemandangan yang mengherankan bagi saya, karena bisa menemukan peristiwa seperti ini di sini..</p>
<p>Lebih fokus kita akan melihatnya seperti ini&#8230;</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-31" title="sampah-ta6" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/04/sampah-ta6.jpg?w=497" alt="sampah-ta6"   /></p>
<p>Foto ini diambil waktu pertengahan tahun 2007, dimana ketika itu sedang berlangsung musim timur. curah hujan yang turun deras menyiram pada waktu itu, membuat kota mungil ini kewalahan menampung jumlah air yang datang. Akibatnya luapan gulungan air yang berlomba menuju muara bagai menciptakan suatu pemodelan nyata akan naiknya level (permukaan) lautan akibat pemanasan global. Dimana DAS sekitar pertemuan air laut dan tawar tersebut penuh sesak dipenuhi penghuni bantaran kali, yang memperkecil kapasitas aliran volume sungai menjadikan air tertahan, tidak langsung mengalir ke laut.</p>
<p>Tingginya kapasitas air yang menuju laut membuat permukaan sungai naik hingga menyentuh bagian bawah jembatan Mardika. Akibatnya, sampah-sampah yang turut hanyut aliran sungai banyak menyangkut di sekitar jembatan. Sehingga ketika air sungai telah surut kembali maka akan tampak sampah-sampah bagai jemuran di atas tali menunggu matahari menguapkan air yang melekat padanya&#8230;</p>
<p><span style="color:#ff0000;">Save our environment!! </span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/savedesea.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/savedesea.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/savedesea.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/savedesea.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/savedesea.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/savedesea.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/savedesea.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/savedesea.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/savedesea.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/savedesea.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/savedesea.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/savedesea.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/savedesea.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/savedesea.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=savedesea.wordpress.com&amp;blog=3485321&amp;post=24&amp;subd=savedesea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://savedesea.wordpress.com/2009/04/20/kondisi-normal-ambon-bay/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6c558c40b7686228cef4b6aa6d9b7a53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">savedesea</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/04/ambalau1.jpg?w=183" medium="image">
			<media:title type="html">sun</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/04/sampah-ta7.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sampah-ta7</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/04/sampah-ta51.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sampah-ta51</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/04/sampah-ta6.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">sampah-ta6</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>World Ocean Conference</title>
		<link>http://savedesea.wordpress.com/2009/04/19/world-ocean-conference/</link>
		<comments>http://savedesea.wordpress.com/2009/04/19/world-ocean-conference/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Apr 2009 08:14:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>savedesea</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kelautan]]></category>
		<category><![CDATA[Pencemaran]]></category>
		<category><![CDATA[Manado]]></category>
		<category><![CDATA[WOC]]></category>
		<category><![CDATA[World Ocean Conference]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://savedesea.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Di negara kita akan diadakan Konferensi Tingkat Tinggi tentang dunia kelautan se-Dunia.  Pertemuan ini tentu saja akan membahas seputar isu-isu hangat dunia kelautan di dunia. Pertemuan yang akan dihadiri oleh para pejabat tinggi negara-negara kelautan, atau yang berkepentingan dengan kelautan ini, diadakan untuk membahas masalah yang kian marak berkembang dewasa ini. Munculnya WOC dilatarbelakangi oleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=savedesea.wordpress.com&amp;blog=3485321&amp;post=16&amp;subd=savedesea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.woc2009.org/" target="_blank"><img class="alignleft size-full wp-image-17" title="woc" src="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/04/woc.jpg?w=497" alt="woc"   /></a> Di negara kita akan diadakan Konferensi Tingkat Tinggi tentang dunia kelautan se-Dunia.  Pertemuan ini tentu saja akan membahas seputar isu-isu hangat dunia kelautan di dunia.</p>
<p>Pertemuan yang akan dihadiri oleh para pejabat tinggi negara-negara kelautan, atau yang berkepentingan dengan kelautan ini, diadakan untuk membahas masalah yang kian marak berkembang dewasa ini.</p>
<p>Munculnya WOC dilatarbelakangi oleh beberapa hal yaitu:</p>
<p><span id="more-16"></span></p>
<ul>
<li>Kenyataan bahwa saat ini isu global warming merupakan &#8216;top hits&#8217; fenomena. Peranan laut sangatlah penting untuk mengerti dan menangani masalah ini secara komprehensif. Tingkat pemanasan suhu bumi yang makin menanjak mengancam kehidupan ekosistem laut, dan  secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh terhadap kehidupan umat manusia.</li>
<li>Perlunya pembaharuan terhadap konsensus tentang hukum kelautan/UNCLOS yang kini sudah berusia 27 tahun sejak dicetuskan di Geneva (1982). sejak mulai terasa perubahan akibat global warming, perlu kiranya untuk meninjau kembali kesepakatan tersebut, karena mengakibatkan perubahan faktor pada segi hukum maritim.</li>
<li> Krisis global yang terjadi sekarang ini, yang terjadi untuk kesekian kalinnya, membuka pemahaman yang selama ini masih sedikit kalangan yang menyadarinya, bahwa ternyata laut merupakan sumber penghidupan masa depan yang menjanjikan</li>
<li>Keprihatinan tentang terjadinya pola-pola perusakan terhadap ekosistem kelautan yang masih kurang diperhatikan secara serius</li>
</ul>
<p>Event yang akan digelar mulai 11-15 Mei di Manado, Sulawesi Utara ini akan dihadiri oleh pejabat-pejabat tinggi negara dan berbagai organisasi/LSM.</p>
<p>Semoga semangat pertemuan yang didasai oleh sisi historis ini akan membuka peluang dan pemahaman yang lebih baik bagi perkembangan dunia kelautan kita&#8230; dan kelautan dunia pada umumnya</p>
<p><img src="/Users/MUNANDAR/AppData/Local/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/savedesea.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/savedesea.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/savedesea.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/savedesea.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/savedesea.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/savedesea.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/savedesea.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/savedesea.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/savedesea.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/savedesea.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/savedesea.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/savedesea.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/savedesea.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/savedesea.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=savedesea.wordpress.com&amp;blog=3485321&amp;post=16&amp;subd=savedesea&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://savedesea.wordpress.com/2009/04/19/world-ocean-conference/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6c558c40b7686228cef4b6aa6d9b7a53?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">savedesea</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://savedesea.files.wordpress.com/2009/04/woc.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">woc</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
